sekadauterkini.com – Plt. Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Masyarakat Kabupaten Sekadau, Radius, S.H., M.A.P., membuka secara resmi Pertemuan Pemangku Kepentingan (Stakeholder Meeting) Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS) Tahun 2025. Kegiatan ini berlangsung di ruang pelayanan lantai 1 Perpustakaan Umum Daerah Kabupaten Sekadau, Kamis (28/08/25).
Dalam sambutannya, Radius menegaskan bahwa tujuan pertemuan tersebut adalah untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi lintas sektor dalam meningkatkan budaya literasi di Kabupaten Sekadau. “Secara garis besar, pertemuan pemangku kepentingan hari ini memiliki tiga tujuan utama. Pertama, penguatan sinergi dan kolaborasi lintas sektor untuk peningkatan budaya literasi serta menyatukan persepsi tentang TPBIS. Kedua, penguatan komitmen lintas sektor guna mendorong perluasan dan replikasi mandiri program transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial. Ketiga, melakukan upaya peningkatan budaya literasi melalui perpustakaan desa, perpustakaan khusus di rumah ibadah, maupun taman bacaan masyarakat,” jelasnya.
Pertemuan ini dihadiri oleh sejumlah pemangku kepentingan, di antaranya Plt. Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sekadau, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata, Kepala Kantor Kemenag, Kepala Bank Kalbar Sekadau, pimpinan Radio Dermaga, pengurus Sekolah Adat Dermaga, serta Ketua Komunitas Tawak Borneo.
Melalui kegiatan ini, diharapkan program transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial dapat berjalan lebih optimal dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam memperluas akses literasi serta mendukung pembangunan daerah yang berbasis pengetahuan. (ST)
