sekadauterkini.com — Komunitas Tawak Borneo yang dirintis sejak 15 Maret 2016 terus membawa semangat untuk menjadi ruang bersama bagi masyarakat, khususnya generasi muda, dalam mengembangkan potensi, menyampaikan gagasan, serta mewujudkan berbagai ide melalui kegiatan yang memberikan dampak positif.
Founder Tawak Borneo, Vero Aprolonius, mengatakan bahwa sejak awal gerakan tersebut dibangun, dirinya memiliki harapan agar Tawak Borneo dapat menjadi wadah yang mampu melahirkan orang-orang hebat dengan berbagai potensi yang dimiliki.
Menurutnya, setiap orang memiliki kemampuan dan kesempatan untuk berkembang apabila diberikan ruang yang tepat untuk belajar, mencoba, berekspresi, dan berkarya.
“Tawak Borneo adalah rumah untuk kita bertumbuh dan berkembang bersama menjadi versi terbaik kita masing-masing,” ujar Vero.
Ia mengaku memahami bagaimana rasanya ketika seseorang memiliki keinginan untuk belajar dan mengembangkan potensi, tetapi tidak memperoleh ruang maupun kesempatan yang cukup.
Pengalaman tersebut kemudian menjadi salah satu alasan baginya untuk membangun ruang yang lebih terbuka melalui Tawak Borneo.
“Saya pernah mengalami rasanya tidak mendapat ruang untuk belajar. Saya tahu bagaimana rasanya ketika kita tidak mendapat kesempatan. Karena itu, mari kita ciptakan kesempatan tersebut,” katanya.
Vero menegaskan, Tawak Borneo tidak harus selalu menunggu tersedianya sumber daya yang besar untuk menjalankan sebuah gagasan. Menurutnya, hal yang paling penting adalah kepedulian dan kemauan untuk mencari jalan agar sebuah ide dapat diwujudkan secara bersama-sama.
Ia juga mengajak setiap anggota maupun masyarakat yang memiliki gagasan untuk tidak ragu menyampaikannya.
“Kalau ada gagasan dan ide, sampaikan. Kita cari jalannya untuk merealisasikan ide tersebut. Bukan karena saya kaya, tetapi karena kita peduli,” ungkapnya.
Bagi Vero, keberadaan komunitas bukan hanya tentang menjalankan kegiatan, tetapi juga bagaimana menciptakan lingkungan yang memberikan kesempatan kepada setiap individu untuk belajar dari pengalaman, saling mendukung, dan mengembangkan kemampuan masing-masing.
Ia berharap Tawak Borneo dapat terus menjadi ruang kolaborasi yang terbuka bagi siapa saja yang ingin berkontribusi, baik melalui gagasan, tenaga, waktu, kreativitas maupun kemampuan yang dimiliki.
“Bahwa kita punya kesempatan yang sama untuk berekspresi,” tegasnya.
Semangat tersebut menjadi bagian dari perjalanan Tawak Borneo untuk terus mendorong tumbuhnya generasi yang berani bermimpi, berani menyampaikan gagasan, dan berani mengambil bagian dalam berbagai gerakan positif di tengah masyarakat.
Bagi Tawak Borneo, setiap orang memiliki potensi untuk memberikan sesuatu yang berarti. Ketika ruang dan kesempatan dibuka, gagasan yang sederhana pun dapat berkembang menjadi sebuah gerakan yang memberikan manfaat bagi banyak orang.
“Mari bertumbuh, berkembang, dan menciptakan kesempatan bersama,” demikian semangat yang terus dibawa Vero Aprolonius dalam perjalanan Tawak Borneo. (ST)
