sekadauterkini.com — Sekretaris Daerah Kabupaten Sekadau, Ir. Mohammad Isa, M.Si., menghadiri pembukaan Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II sekaligus Launching Kalimantan Barat Corporate University (Corpu) yang dilaksanakan di Aula Garuda Kantor Gubernur Kalimantan Barat, Selasa (18/08/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Gubernur Kalimantan Barat bersama Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kalbar, Wakil Gubernur Kalbar, Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI, Plt. Kepala BPSDM Kemendagri RI, serta jajaran Forkopimda Provinsi Kalimantan Barat.
Turut hadir Sekretaris Daerah Provinsi Kalbar, para bupati/wali kota se-Kalimantan Barat atau yang mewakili, Kepala BPSDM Provinsi Kalbar, para kepala OPD Provinsi Kalbar, para sekretaris daerah kabupaten/kota se-Kalbar, serta para peserta PKN Tingkat II dan tamu undangan lainnya.
Dari Pemerintah Kabupaten Sekadau, kegiatan tersebut juga dihadiri Kepala BKPSDM Kabupaten Sekadau, Inspektur Daerah Kabupaten Sekadau, Kepala Dinas PMPTSP Kabupaten Sekadau, serta Kepala Bapperida Kabupaten Sekadau.
Pelaksanaan PKN Tingkat II menjadi bagian penting dalam pengembangan kompetensi dan kapasitas kepemimpinan aparatur sipil negara. Melalui pelatihan ini, para peserta diharapkan mampu meningkatkan kemampuan kepemimpinan strategis, inovasi, serta pengelolaan pemerintahan yang adaptif terhadap berbagai tantangan pembangunan.
Sementara itu, launching Kalimantan Barat Corporate University menjadi langkah strategis dalam membangun ekosistem pembelajaran bagi aparatur pemerintahan secara berkelanjutan. Konsep Corporate University diharapkan dapat memperkuat keterkaitan antara pengembangan kompetensi ASN dengan kebutuhan organisasi serta pencapaian target pembangunan daerah.
Kehadiran Sekretaris Daerah Kabupaten Sekadau dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk dukungan Pemerintah Kabupaten Sekadau terhadap upaya peningkatan kualitas sumber daya aparatur dan penguatan kapasitas kepemimpinan di lingkungan pemerintahan.
Melalui pengembangan kompetensi ASN yang terarah dan berkelanjutan, diharapkan tercipta aparatur yang semakin profesional, inovatif, adaptif, dan mampu memberikan pelayanan publik yang berkualitas bagi masyarakat. (ST)
